Resiko Yang Akan Di Derita Oleh Ibu Yang Tidak Memberikan ASI

Pemberian ASI tidak hanya bermanfaat untuk sang bayi, namun juga memiliki manfaat untuk sang ibu. Air susu ibu atau ASI merupakan asupan gizi yang sangat penting untuk anak, sama halnya jika ASI tidak diberikan maka sang ibu juga memiliki resiko terserang penyakit kronis.

Saat ini banyak para ibu yang tidak memberikan ASI nya dengan alasan sibuk. Kenyataannya ibu yang menyusui memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan dengan ibu yang tidak memberikan ASI.

ASI menjadi asupan nutrisi yang sangat penting untuk buah hati karena manfaatnya. Semua kandungan nutrisi yang ada pada ASI tidak dapat ditemukan pada susu lainnya. Oleh karena itu pemberian ASI sangatlah penting.

Ibu yang tidak memberikan ASI akan memiliki resiko seperti :

  1. Timbulnya kerentanan penyakit pada ibu maupun sang bayi

Ibu yang tidak memberikan ASI pada bayinya akan lebih rentan terkena penyakit. Dengan menyusui, akan memberikan antibodi secara alami pada anak maupun sang ibu sehingga mencegah penyakit-penyakit berbahaya seperti penyakit infeksi maupun penyakit kronis.

Penyakit akibat tidak mendapatkan ASI pada anak misalnya infeksi saluran pernapasan, diare, bahkan dapat terjadi peradangan pada bayi lahir prematur. Sedangkan penyakit yang sering terjadi pada ibu yaitu obesitas dan kanker payudara.

2. Kesulitan perekonomian akibat biaya kesehatan untuk pengobatan

Untuk ibu yang memberikan ASI pada bayinya akan mengurangi terserang diare dan pneumonia sehingga biaya kesehatan akan berkurang. Pada bayi yang tidak mendapatkan ASI dan diberi susu formula akan lebih sering mengalami alergi ataupun diare. Tentunya hal ini akan membuat orang tua sering membawa anaknya untuk berobat. Jika terus menerus terjadi maka akan menyebabkan gangguan keuangan.

3. Memiliki anak yang IQ nya rendah

Pemberian ASI eksklusif akan meningkatkan IQ anak, sehingga berpotensi untuk dapat mendapatkan pekerjaan yang lebih karena memiliki fungsi kecerdasan yang tinggi. Sehingga hal ini juga akan membantu meningkatkan pendapatan individu.

4. Ibu yang tidak memberikan ASI akan terkena obesitas

Seorang ibu akan menderita diabetes selama masa kehamilan, sehingga beresiko meningkatkan obesitas. Bagi ibu yang tidak memberikan ASI akan sangat berbahaya jika terjadi gangguan kesehatan tersebut. Berbeda dengan ibu yang menyusui akan dapat membantu mengurangi resiko obesitas.

5. Beresiko terkena penyakit kanker indung telur.

Ibu yang tidak menyusui juga memiliki risiko terkena penyakit kanker indung telur. Menurut Studi yang dilakukan oleh Profesor Chiafarrino di Italia yang melibatkan 3.442 ibu. Hasilnya adalah ibu-ibu yang tidak menyusui, memiliki beresiko mengalami kanker indung telur lebih tinggi karena fungsi perlindungan menyusui tampaknya lebih kuat daripada tumor ganas.

Demikian beberapa dampak pada ibu yang tidak memberikan ASI pada anaknya. Dari kesimpulan yang didapat tidak menyusui memiliki banyak dampak negatif daripada menyusui yang memiliki banyak sekali manfaat. Dengan demikian maka bagi para ibu sebaiknya susuilah anaknya dengan ASI secara eksklusif agar mendapatkan manfaat yang baik.

You May Also Like

About the Author: kiyomaru

Hi Bunda? Mau Pesan Madu ASI UMI nya?
Atau Mau tanya tanya dulu silahkan Klik Tombol Dibawah

Bunda Order Via WhatsApp Yuk