Berapa Lama ASI Bertahan Di Luar? Yuk Intip Jawabannya di Bawah Ini

Bagi para ibu yang sibuk bekerja dan tidak sempat untuk memberikan ASI-nya secara eksklusif biasanya akan menggunakan sistem ASI perah agar si kecil tetap bisa mengonsumsi ASI. ASI perah ini nantinya akan disimpan dan akan diberikan saat si kecil sudah mulai rewel dan meminta susu.

Penyimpanan ASI ini tentu tidak boleh disembarang tempat. ASI harus diletakkan pada wadah yang tertutup rapat seperti botol plastik atau kaca, kulkas, cooler bag, ataupun freezer. Perlu diingat bahwa penyimpanan ini bersifat sementara karena ASI perah akan basi dalam jangka waktu tertentu.

Dalam penyimpanan ASI ini yang perlu diperhatikan adalah kebersihan wadah ASI dan juga kebersihan tangan ataupun alat saat memerah ASI-nya. Jangan sampai ASI-nya terkontaminasi dengan kuman ataupun kotoran lainnya.

Setelah Anda menyediakan ASI perah untuk si kecil, pertanyaan selanjutnya adalah berapa lama ASI bertahan di luar? Hal ini bisa menjadi pedoman Anda agar memberikan ASI perah sebelum masa aktifnya habis.

Untuk ASI perah yang berada di luar ruangan atau berada pada suhu ruangan biasanya akan bertahan sampai 6 jam jika suhunya di 25 derajat celcius. Namun, jika suhu ruangannya panas seperti halnya di kota besar seperti Jakarta mungkin hanya dapat bertahan 4 jam saja. Itu pun ASI-nya harus berada di dalam botol plastik atau botol kaca yang telah tertutup rapat.

Mengingat ASI yang dibiarkan di dalam suhu ruangan mudah basi, maka sebaiknya Anda memindahkan ASI tersebut ke dalam kulkas atau lemari pendingin agar dapat bertahan lebih lama. Ya, jika diletakkan pada freezer dengan suhu 4 derajat celcius, maka ASI dapat bertahan lama sampai 5 hari lamanya dan jika diletakkan dalam freezer dengan suhu 18 derajat di bawah titik beku nol derajat celcius, maka ASI perah dapat tahan sampai 6 bulan lamanya.

Syaratnya adalah ASI perah tersebut diletakkan pada bagian paling dalam dari freezer agar tidak mudah terkontaminasi dengan udara luar saat pintu freezer dibuka.

Jadi, berapa lama ASI bertahan di luar itu tergantung dengan suhu ruangannya. Jika ruangannya ber-AC dan bersuhu kurang lebih 25 derajat celcius maka bisa tahan sampai 6 jam, namun jika tidak hanya dapat bertahan sampai 4 jam saja. Jadi, jika memang Anda hanya memiliki sedikit waktu untuk bertemu dengan si kecil, lebih baik menyetok banyak ASI dan letakanlah pada lemari pendingin agar lebih tahan lama.

Menjadi ibu yang sibuk, bukan berarti Anda harus memberikan susu formula kepada si kecil. Ya, meskipun ASI perah jika disimpan kandungan gizinya akan berkurang, namun tetap saja kandungan gizinya lebih baik dibandingkan dengan susu formula.

Sekarang Anda sudah tahu kan berapa lama ASI bertahan di luar? Jadilah ibu yang bijak dalam memberikan ASI kepada bayi Anda. Jangan berhenti memberikan ASI jika usia bayi masih dibawah 6 bulan ya.

You May Also Like

About the Author: kiyomaru

Hi Bunda? Mau Pesan Madu ASI UMI nya?
Atau Mau tanya tanya dulu silahkan Klik Tombol Dibawah

Bunda Order Via WhatsApp Yuk