Apakah Benar Stres Menjadikan Asi Tidak Keluar? Berikut Penjelasannya

Menyusui bagi seorang ibu yang baru saja melahirkan sangat penting, karena ASI merupakan asupan gizi yang dibutuhkan bayi. ASI memiliki kandungan yang sangat baik untuk perkembangan bayi, selain itu ASI juga memiliki manfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan kecerdasan bayi.

ASI diproduksi sebagai hasil kerja gabungan antara hormon yang terdapat dalam tubuh ibu dan refleks yang dirangsang oleh hormon tersebut. Jika sang ibu mengalami stres menjadikan ASI tidak keluar.

Mekanisme keluarnya ASI pada puting sang ibu terdapat banyak saraf sensoris. Adanya perangsangan karena hisapan bayi saat menyusui akan menimbulkan impuls yang menuju hipotalamus, salah satu organ dalam otak. Proses ini akan terus diterima oleh hormon lainnya yang akan dialirkan oleh darah ke kelenjar payudara, sehingga terjadilah refleks pembentukan ASI.

Seorang ibu yang mengalami stres akan membuat bayinya merasa tidak nyaman, oleh karena itu bayi akan sering menolak untuk menyusu. Hal ini dapat menyebabkan perangsangan payudara tidak terjadi sehingga produksi ASI terhenti. Stres pada ibu akan menyebabkan refleks oksitosin terhambat sehingga ASI yang diproduksi tidak bisa keluar dengan cukup.

Stres menjadikan ASI tidak keluar, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Berikut ini beberapa pengaruh stres menjadi ASI tidak keluar :

  • Stres dapat menyebabkan seseorang cenderung merasakan tekanan. Tekanan psikologi yang dirasakan akan membuat seseorang menjadi kurang nafsu makan. Padahal ASI sangat tergantung pada asupan makan yang dikonsumsi. Jika tidak ada asupan makanan yang masuk dalam tubuh, hal ini dapat menyebabkan berkurangnya produksi ASI pada ibu yang sedang mengalami stres bahkan dapat menjadikan ASI tidak keluar.
  • Stres menjadikan ASI tidak keluar karena hormon stres di dalam tubuh meningkat. Adanya peningkatan hormon stres dapat merusak semua fungsi organ tubuh salah satunya dapat menghambat produksi oksitosin, yang berfungsi untuk memproduksi ASI. Oleh karena itu terhambatnya produksi oksitosin akibat stres menjadikan ASI tidak keluar.
  • Stres yang terjadi pada ibu yang sedang menyusui juga akan menyebabkan daya tahan tubuh sang ibu menjadi menurun. Karena daya tahan tubuh yang menurun maka hal ini akan menyebabkan ibu mudah terserang penyakit. Saat tubuh sakit menyebabkan kurangnya darah atau anemia sehingga membuat produksi ASI menjadi tidak keluar.
  • Stres dapat membuat seseorang mencari cara untuk melampiaskan rasa stres tersebut sehingga membantu menurunkan tekanan yang dialaminya. Untuk dapat melampiaskan stres seringnya dengan merokok dan mengkonsumsi alkohol. Seringnya mengkonsumsi rokok dan alkohol dapat menghambat produksi ASI sehingga ASI tidak dapat keluar dengan lancar.

Itulah beberapa pengaruh stres yang dapat menyebabkan ASI menjadi tidak keluar. Oleh karena bagi ibu yang sedang menyusui disarankan untuk menghindari stres. Mungkin masih banyak ibu muda belum tau tentang bahaya stres.

You May Also Like

About the Author: kiyomaru

Hi Bunda? Mau Pesan Madu ASI UMI nya?
Atau Mau tanya tanya dulu silahkan Klik Tombol Dibawah

Bunda Order Via WhatsApp Yuk