Anak Yang Tidak Mendapatkan ASI Akan Lebih Mudah Mengalami Beberapa Hal Berikut Ini

ASI atau air susu ibu merupakan susu yang diproduksi manusia atau seorang ibu untuk konsumsi anaknya dan menjadi sumber gizi utama bagi bayi yang belum dapat mencerna makanan. ASI ini dapat diproduksi jika terdapat hormon prolaktin dan oksitosin yang ada setelah kelahiran sang bayi. Apa yang terjadi pada anak yang tidak mendapatkan ASI, tentunya akan lebih mudah mengalami gangguan kesehatan. ASI memiliki kandungan antibodi yang sangat dibutuhkan oleh bayi setelah lahir.

ASI dapat dibilang unik karena setiap seorang ibu akan menghasilkan ASI yang berbeda sesuai dengan kebutuhan bayinya. Produksi ASI hari ini belum tentu sama dengan ASI hari esok. Hal ini tentunya tidak akan didapatkan pada susu formula. Namun disayangkan, masih banyak ibu yang tidak memberikan anaknya ASI justru memberikan susu formula. Lalu apa saja akibat jika anak tidak mendapatkan ASI? Yuk simak :

  1. Anak yang tidak mendapatkan ASI secara eksklusif selama 6 bulan hingga 2 tahun dapat beresiko terkena berbagai penyakit menular. Penyakit-penyakit menular tersebut diantaranya yaitu penyakit infeksi, diare, gangguan saluran pernafasan, dan penyakit infeksi lainnya. Hal ini dikarenakan ASI yang diberikan oleh ibu memiliki antibodi yang sangat alami dan tidak dapat didapat di susu lainnya.
  2. Dengan adanya penyakit infeksi yang berbahaya. Anak yang tidak mendapatkan ASI memiliki 21% resiko tinggkat kematian. Studi di American Academy of Pediatrics, menunjukkan bahwa anak yang tidak diberi ASI memiliki tingkat kematian yang tinggi. Kematian ini berasal dari penyakit-penyakit berbahaya seperti leukimia, obesitas, asma, serta tingkat kolesterol.
  3. Selain ASI memiliki manfaat untuk menjauhkan anak dari penyakit-penyakit berbahaya, ASI yang diberikan pada anak juga dapat meningkatkan IQ. Hal ini jelas sekali jika anak tidak diberikan ASI akan IQ nya akan lebih rendah daripada anak yang diberi ASI.
  4. Anak yang tidak mendapatkan ASI dan diberi susu formula biasanya akan mengalami gangguan. Salah satunya gangguan dalam penggunaan dot, dot yang digunakan memiliki efek jangka panjang. Dot yang rentan terhadap tumbuhnya bakteri akan berbahaya pada tubuh bayi, selain itu dot yang terbuat dari plastik setiap harinya jika terkena air panas akan menghasilkan reaksi yang merugikan. Dot juga dapat menyebabkan masalah pada gigi dan maloklusi rahang.
  5. Bayi akan mendapat serotonin yaitu zat anti stres yang banyak dibentuk dalam 2 tahun pertama kehidupan si bayi. Zat ini memiliki manfaat di dalam tubuh sang anak, yaitu anak akan menjadi tidak mudah marah, menjauhkan anak dari sifat mudah stres, serta mengurangi gangguan mental. Nah jika anak tidak mendapatkan ASI maka nantinya tumbuh dengan jiwa emosional yang tinggi. Seperti mudah marah, mudah stres, bahkan bisa mengalami gangguan mental.

Anak yang tidak mendapatkan ASI akan lebih mengalami gangguan dibandingkan dengan anak yang mendapatkan ASI, termasuk ASI eksklusif. Saat ini memang sedang gencar-gencarnya promosi pemberian ASI eksklusif dengan manfaat ASI yang sangat baik.

You May Also Like

About the Author: kiyomaru

Hi Bunda? Mau Pesan Madu ASI UMI nya?
Atau Mau tanya tanya dulu silahkan Klik Tombol Dibawah

Bunda Order Via WhatsApp Yuk