Madu ASI UMI ASI Booster Terbaik

Madu ASI UMI ASI Booster Terbaik : Seiring berjalannya waktu, menjadi seorang ibu yang baik saat ini semakin sulit saja. Ada banyak tantangan bagi para ibu modern yang harus selalu bisa menyesuaikan diri, terlebih bagi seorang wanita karir. Pada saat ibu baru saja melahirkan, maka ibu akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya selama enam bulan pertama kehidupannya. Padahal memberikan ASI eksklusif selama enam bulan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Bagi seorang wanita karir maka sebagian pikiran dan tenaganya akan habis untuk pekerjaannya. Hal ini ternyata turut mempengaruhi produksi ASI.

Tuntutan pekerjaan saat ini sering kali terlalu berat sehingga menyebabkan banyak pekerja memiliki tingkat stres yang tinggi. Tingkat stres yang tinggi bukanlah hal yang baik terlebih bagi seorang ibu yang sedang menyusui. Kondisi ibu menyusui yang stres, akan membuat hormon dalam tubuh tidak simbang dan akhirnya produksi ASI menjadi lebih sedikit. Seorang ibu yang bekerja juga sebaiknya tidak boleh terlalu lelah untuk bekerja, hal ini karena juga akan mempengaruhi jumlah ASI. Selain itu, ibu yang sedang menyusui sebaiknya jangan terlalu sering untuk berada diluar ruangan karena paparan polusi baik dari kendaraan atau dari asap pabrik sangat tidak baik untuk kesehatan ibu.


Kondisi seperti ini biasanya membuat ibu hanya memproduksi ASI dalam jumlah yang sedikit. Jika sudah begini maka ibu dianjurkan untuk meminum madu ASI UMI ASI booster terbaik untuk meningkatkan jumlah produksi ASI. Selain meminum madu ASI UMI yang sangat alami dan aman dikonsumsi oleh ibu, ibu menyusui juga dapat memperbaiki pola hidup dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang. Selain gizi, olahraga yang rutin juga akan membantu seorang ibu menyusui untuk memprodusi ASI dalam jumlah yang banyak. Seorang ibu pasti rela melakukan apapun untuk dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Hal ini karena manfaat ASI yang sangat banyak.

Kini ibu sudah tidak perlu risau dengan kebutuhan ASI si bayi ketika ibu memutuskan untuk berkarier. Ibu bisa melakukan beberapa upaya untuk memperlancar asi, dan memiliki bank asi sendiri di kulkas rumah sehingga bayi bisa meminum ASI kapanpun si kecil menginginkanya. Salah satu upaya yang bisa ibu lakukan adalah dengan meminum madu ASI ASI Booster terbaik. Dikatakan sebagai asi booster terbaik karena madu ini memiliki peran penting untuk meningkatkan produksi asi dari dalam tubuh.

Jika ibu sudah meminum Madu ASI UMI ASI Booster Terbaik, ibu bisa menambah dengan upaya lain seperti senam yoga untuk mengatur nafas dan mengatur emosi. Emosi mengambi peran yang begitu besar dalam produksi ASI ibu, hal ini dapat dibuktikan dengan menyurutnya ASI yang diproduksi jika ibu merasa stress. Yoga adalah salah satu opsi yang baik untuk melatih kesabaran ibu. Upaya selanjutnya adalah dengan menyusui bayinya sesering mungkin. persediaan ASI dalam tubuh ibu bersifat on demand, yang artinya akan bertambah banyak sesuai dengan permintaan bayi. Dngan semakin sering menyusui bayinya, maka ASI pun akan lancar.

Itulah upaya yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan peran Madu ASI UMI ASI booster terbaik. Harapannya dengan menerapkan upaya-upaya tersebut ibu dapat memberikan ASI kepada bayinya sesuai dengan kebutuhan si Bayi, sehingga pertumbuhan bayi pun akan sehat dan sempurna tanpa adanya kendala dalam jumlah ASI yang dibutuhkan si bayi.

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment

Ternyata Air ASI Bening Bukanlah Air ASI Yang Buruk, Berikut Penjelasannya

Secara umum ASI (air susu ibu) adalah berwarna putih dan kental, namun ternyata ASI juga dapat keluar dengan warna-warna lain seperti; bening, kuning dan kebiruan. Banyak yang bertanya apakah warna ASI yang tidak putih tersebut berbahaya.

Salah satu yang sering muncul adalah air ASI bening, dan ternyata air ASI bening bukanlah air ASI yang berbahaya atau bukan air ASI yang kualitasnya buruk. Sebenarnya, ASI dibedakan menjadi dua macam yaitu; ASI awal, merupakan ASI yang pertama keluar saat melahirkan disebut dengan foremilk, yang biasanya berwarna bening dan encer.

ASI foremilk atau ASI yang keluar pertama ini mengandung laktosa yang berguna untuk perkembangan otak bayi, membantu meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi, memperkuat jaringan tulang, serta dapat membantu dalam proses pembentukan saraf.

Setelah ASI awal ini keluar, maka akan diganti dengan ASI handmilk atau ASI yang terakhir keluar, biasanya warna ASI ini berwarna putih dengan tekstur yang kental. Kandungan dalam ASI handmilk memiliki kandungan jumlah lemak yang banyak, yang berfungsi sebagai penunjang pertumbuhan bayi, serta sebagai cadang makanan bagi bayi untuk menghilangkan rasa lapar.

Pada dasarnya, kedua jenis ASI tersebut sangat penting bagi pertumbuhan bayi, oleh karena itu pemberian ASI foremik dan ASI handmilk harus seimbang. Warna lain pada ASI seperti hijau, hitam, merah, orange, dan coklat bisanya disebabkan beberapa hal, yaitu:

  1. Jika ASI berwarna hitam, biasanya disebabkan karena adanya antibiotik minocycline. Minocin atau minocycline merupakan antibiotik yang digunakan sebagai obat demam, seta mengurangi peradangan pada kulit yang disebabkan jerawat. Konsumsi obat jenis inilah yang akan memicu warna ASI hitam, karena zat ini mengandung bahan kimia yang dapat mempengaruhi warna ASI
  2. Jika ASI berwarna hijau, biasanya karena ibu menyusui mengkonsumsi makanan yang mengandung pewarna hijau, seperti sayuran hijau (bayam, brokoli, daun kacang), atau juga disebabkan mengkonsusmsi suplemen yang dapat mempengaruhi warna Asi menjadi berwarna hijau. Namun jika ASI berwarna hijau karena disebabkan makanan yang alami, tentunya perubahan warna ini tidaklah berbahaya, untuk mengatasinya adalah dengan mengurangi jumlah pengkonsumsian makanan tersebut.
  3. Jika ASI berwarna merah, orange dan coklat, biasanya disebabkan karena ibu yang menyusui mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung pewarna tersebut, minuman seperti soda jeruk, atau minuman yang berasal dari buah merah atau orange juga dapat mempengaruhi warna ASI.

Penyebab lain dari ASI berwarna merah juga dikarenakan adanya darah yang ikut keluar bersama ASI, penyebab hal ini adalah gejala rusty pipe syndrome atau air ASI berwarna keruh. Namun anda tak perlu khawatir, karena darah yang ikut keluar bersama ASI akan hilang sendiri dalam beberapa hari, dengan begitu anda dapat menyusui bayinya kembali.

Perubahan warna ASI pada umumnya adalah disebabkan karena zat yang berasal dari makanan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui. Jadi jika air ASI bening atau berwarna lainnya, tidaklah berbahaya. Karena semua ASI memiliki manfaat bagi tumbuh kembang bayi.

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment

Penyebab ASI Keluar Padahal Tidak Hamil

ASI biasanya keluar setelah ibu melahirkan atau pada saat jangka ibu menyusui. Namun bagaimana jika ASI keluar padahal tidak hamil. kasus ini biasanya terjadi pada wanita usia subur atau usia 16 sampai 40 tahun. Secara alaminya produksi ASI adalah pada saat kehamilan untuk mempersiapkan ASI untuk makanan bayinya dan akan keluar pada saat setelah melahirkan.

Penyebab dari ASI keluar padahal tidak hamil, yaitu karena beberapa hal:

  1. Hormon yang tidak simbang

Pada siklus reproduksi wanita, biasanya hormon estrogen dan progesteron akan mengalami siklus perubahan. Hormon seperti prolaktin berfungsi untuk merangsang peningkatan jumlah ASI, akan merangsang fisik untuk memproduksi ASI padahal tidak hamil, hal ini karena kinerja hormon-hormon tersebut tidak seimbang.

  1. Gejala Galaktoera

ASI keluar padahal tidak hamil disebut dengan galaktoera, ini biasanya terjadi pada salah satu atau kedua payudara wanita. ASI yang keluar pada kasus ini biasanya berwarna kekuningan atau kehijauan. Galaktoera disebabkan karena beberapa hal, yaitu; rangsangan yang terjadi pada payudara mirip seperti rangsangan saat menyusui, hal ini terjadi karena peremasan pada puting, gairah seksual dan gesekan terhadap pakaian yang ketat.

Jika telah mengalami galaktoera maka akan menyebabkan luka, herpes zoster, pembedahan pada dada dan stres emosional. Hal-hal ini lah yang memicu timbulnya galaktoera atau ASI keluar padahal tidak hamil.

  1. Konsumsi obat-obatan

Obat-obatan seperti pil KB, psikotropika, antihipertensi (atenolol, verpamil, methyldopa, resprine), metoclopramide, H2 blocker (tegament, cimetidine) dan obat-obatan yang berbahaya, dapat meyebabkan efek samping berupa ASI keluar padahal tidak hamil

  1. Penyakit tumor hipofisis

Penyebab utama yang biasanya terjadi pada wanita jika ASI keluar padahal tidak hamil adalah tumor hipofisis. Prolaktinima atau tumor jinak merupakan jenis tumor hipofisis yang sering menjadi penyebab kasus ini. Penyebab munculnya tumor ini adalah kelainan hormonal, dengan ditandai meningkatnya produksi hormon prolaktin karena gagal ginjal kronis.

  1. Keguguran

Keguguran juga bisa menjadi penyebab ASI keluar padahal tidak hamil, karena pada saat kehamilan terjadi sebelum mengalami keguguran, kemungkinan hormon prolaktin atau hormon perangsang ASI telah mengalami perubahan, sehingga produksi ASI dapat terjadi

Jika anda mengalami kasus ASI keluar padahal tidak hamil adalah dengan menjalankan pola hidup yang sehat, dengan menjauhi obat-obatan kimia pemicu timbulnya galaktoera atau dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi baik serta olahraga yang teratur.

Jika kasus ini telah terjadi, maka hal yang harus anda lakukan yaitu; jangan merangsang atau memeras payudara, dan jangan memakai pakaian yang ketat. Apabila hal-hal tersebut telah anda lakukan namun ASI tetap keluar maka hal yang harus anda lakukan adalah konsultasi kepada dokter. Karena kemungkinan penyebab dari ASI keluar padahal tidak hamil karena sebab lain, dan biasanya dokter yang ahli akan mengetahui penyebab hal ini serta dapat memberikan pengobatan yang benar.

Jika ASI keluar padahal tidak hamil dengan disertai cairan nanah, darah atau cairan yang lengket lainnya, maka anda harus segera memeriksa pada dokter, hal ini dikhawatirkan akan muncul penyakit penyerang payudara.

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment

Mencari Produk Pelancar ASI Herbal? Percayakan Pada HIU ASI

Produksi ASI yang tidak lancar memang akan menjadi masalah yang serius bagi para ibu menyusui yang memang ingin memberikan air susu yang berkualitas untuk bayinya. Ya, seorang ibu pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, sehingga mereka akan melakukan berbagai cara agar bisa memberikan ASI bukan susu formula.

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa ASI memiliki kandungan gizi yang sangat baik bahkan tidak bisa ditandingi oleh susu formula. Selain itu, dengan memberikan ASI secara eksklusif juga akan menambah ikatan batin antara ibu dan anak. Tentu, Anda tidak mau kan melewatkan momen-momen penting ini?

Sebenarnya, penyebab dari tidak lancarnya ASI adalah kurang mengonsumsi makanan yang bernutrisi seperti sayuran dan buah-buahan, terlalu stres, dan juga bisa dipengaruhi oleh faktor hormonal.

Namun, Anda tidak perlu khawatir jika mengalami masalah ASI kurang lancar, karena Anda bisa mengatasinya dengan cara-cara yang alami seperti perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi tinggi seperti halnya sayur-sayuran dan buah-buahan, menghindari stres, dan meningkatkan frekuensi menyusui si kecil.

Banyak ibu menyusui yang ASI-nya kurang lancar mencoba cara tersebut. Namun, ada yang berhasil ada pula yang gagal. Nah, bagi Anda yang ASI-nya belum juga lancar padahal sudah melakukan cara tersebut, cobalah untuk mengonsumsi pelancar ASI herbal yang banyak dijual di pasaran.

Tentu saja Anda tidak boleh sembarangan dalam membeli pelancar ASI herbal, karena tidak semua produk pelancar ASI aman dan berkhasiat untuk melancarkan ASI Anda. Sebaiknya pilihlah yang sudah mendapatkan izin dari Departemen Kesehatan dan juga MUI, karena itu merupakan bukti bawah produk herbal tersebut memang sudah aman dan tidak akan menimbulkan efek buruk bagi kesehatan Anda.

Produk Pelancar ASI herbal yang memang sudah mendapatkan izin dari pemerintah dan berkhasiat adalah HIU ASI yang diproduksi oleh CV. Herbal Indo Utama. Produk ini diproduksi dengan isi 60 kapsul di dalam satu kemasannya. Produk ini telah mendapatkan izin edar dari Depkes RI dengan nomor POM TR 133 374 081.

Kandungan yang terdapat di dalam setiap kapsul produk herbal ini adalah Sauropus androgynus sebanyak 200 mg dan Carica papaya folium sebanyak 200 mg. Anda cukup mengonsumsi kapsul ini 3 x 1 sampai 3 kapsul setiap harinya.

Manfaat yang akan Anda dapatkan dari produk pelancar ASI herbal ini adalah meningkatkan kualitas ASI, melancarkan produksi ASI, dan menutrisi untuk ibu dan juga anak. Manfaat yang begitu luar biasa ini bisa Anda dapatkan dengan harga yang relatif terjangakau. Ya, produk ini memang harganya tidak mahal sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat menengah ke bawah.

HIU ASI dipercaya dapat melancarkan ASI dan meningkatkan kualitas dari ASI Anda. Untuk masalah ASI yang kurang lancar, jangan diragukan lagi, segera konsumsi HIU ASI sekarang juga.

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment

Inilah Penyebab Dan Cara Mengatasi ASI Keluar Padahal Tidak Hamil

 

ASI keluar padahal tidak hamil memang akan membuat takut bagi setiap wanita yang mengalaminya. Ya, fenomena ini memang dapat terjadi pada wanita siapa saja, namun tidak semua wanita dapat mengalaminya.

Umumnya, ASI keluar pada saat masa menyusui. Pada saat itu memang tubuh akan secara alami mengeluarkan ASI guna memenuhi kebutuhan untuk bayi. Keluarnya ASI ini pun dipengaruhi oleh hormon yang ada pada tubuh wanita.

Lalu, apa jadinya jika ASI keluar padahal tidak hamil? Ini dia penjelasan selengkapnya.

Keluarnya ASI disebabkan oleh adanya hormon yang mirip dengan hormon progresteron, estrogen, dan prolaktin. Ketiga hormon tersebut dapat diproduksi karena adanya rangsangan fisik atau suplemen hormon. Nah, dengan adanya hormon yang mirip dengan hormon alami yang dimiliki oleh tubuh ini, keluarlah ASI meskipun Anda tidak dalam keadaan hamil sekalipun.

ASI keluar padahal tidak hamil ataupun menyusui biasanya disebut dengan galaktorea. Galaktorea ini dapat terjadi pada wanita yang sudah pernah hamil ataupun bagi wanita yang belum pernah hamil sebelumnya. Biasanya, ASI-nya akan berwarna kekuningan ataupun kehijauan. Galaktorea dapat terjadi pada satu payudara ataupun kedua-duanya. Penyebab dari galaktorea ini adalah.

  • Rangsangan pada bagian payudara seperti saat menyusui, gesekan dengan pakaian, gairah seksual, stres emosional kronis, luka bakar pada dada.
  • Efek samping dari pengaruh obat-obatan seperti pil KB, sulpiride, antihipertensi, H2 blocker, dan jenis obat lainnya.
  • Tumor pada hipofisis. Penyakit ini adalah faktor paling umum ASI keluar padahal tidak hamil.
  • Gagal ginjal kronis yang dapat memicu produksi hormon prolaktin berlebih.

Hal yang paling utama yang harus Anda lakukan saat ASI keluar padahal Anda tidak dalam keadaan hamil atau menyusui adalah tidak melakukan hal-hal yang dapat merangsang payudara seperti meremas atau menyentuh puting, memakai pakaian yang ketat. Selanjutnya, Anda harus menerapkan gaya hidup sehat dan berolahraga secara teratur.

Namun, jika sudah melakukan hal-hal tersebut namun ASI masih saja keluar dari payudara Anda, mungkin penyebabnya berasal dari pengaruh obat yang dikonsumsi ataupun penyakit yang diderita.  Langkah yang paling tepat untuk menghentikan galaktorea ini adalah dengan berkunjung ke dokter kepercayaan Anda.

Jika memang galaktorea disebabkan oleh obat-obatan yang dikonsumsi, maka dokter akan mengubah cara pengobatan Anda. Jika galaktorea disebabkan oleh penyakit, maka dokter akan memberikan resep obat yang terbaik untuk Anda.

Jangan menunda-nunda untuk pergi ke dokter, karena takutnya akan semakin parah dan sulit untuk disembuhkan nantinya. Galaktorea ini memang bisa disembuhkan jika Anda mengetahui penyebabnya dan mengubah kebiasaan buruk yang selama ini belum ditinggalkan.

Budaya hidup sehat memang harus Anda terapkan mulai dari sekarang juga. Hal ini berguna untuk investasi jangka panjang dan pastinya agar Anda tidak mengalami ASI keluar padahal tidak hamil.

 

 

 

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment

Ini Dia Tips Menyimpan ASI Yang Harus Diketahui Oleh Para Ibu

Tips menyimpan ASI memang harus Anda perhatikan dengan baik agar nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak hilang. Pemberian ASI eksklusif memang sangat dianjurkan untuk bayi mulai dari usia 0 sampai dengan 6 bulan tanpa adanya makanan pend

amping. Nah, untuk selanjutnya ASI diberikan sampai usia bayi menginjak 2 tahun, pada masa ini harus dilengkapi dengan makanan dan minuman pendamping agar si kecil dapat tumbuh dengan baik.

Demi tumbuh kembang anak, sudah pasti sang ibu mau memberikan ASI kepada si kecil. Ternyata ada banyak sekali manfaat dari ASI ini, penasaran? Yuk intip informasi di bawah ini.

  • Mengandung nutrisi Arachidonic Acid (AA) dan Ddecosahexanoic Acid (DHA) yang dapat membantu perkembangan sel otak anak.
  • Menurut penelitian, bayi yang diberikan ASI secara rutin cenderung memiliki IQ di atas rata-rata dibandingkan dengan bayi yang diberikan susu formula.
  • Sebagai sistem kekebalan yang alami untuk si bayi
  • Menunjang perkembangan syaraf motorik dari si kecil agar dapat cepat berjalan.
  • ASI dianggap lebih higienis dan juga tidak mudah basi jika dibandingkan dengan susu formula.

Anda yang bekerja sebagai wanita karir sehingga tidak memiliki banyak waktu untuk menyusui, tak perlu khawatir karena Anda bisa menyediakan ASI dan menyimpannya untuk persediaan si kecil. Jadi, Anda pun tak perlu memberikan susu formula kepada bayi.

Nah, berikut ini akan disaj

ikan informasi mengenai tips menyimpan ASI di tempat yang dianjurkan.

  1. Botol

Siapkanlah botol yang akan digunakan untuk menyimpan asi, boleh botol yang terbuat dari kaca ataupun botol yang terbuat dari plastik. Namun, lbih disarankan untuk menggunakan botol kaca agar sisa ASI-nya tidak menempel. Jika memang Anda ingin menggunakan botol plastik, maka pastikan botol tersebut bebas dari Bisphen

ol A.

Sebaiknya, gunakanlah botol yang berevolume 60-120 ml agar dapat dikonsumsi sekali minum saja. Isi ¾ bagian saja dan berilah label nama, tanggal, dan juga jam memerah. Jangan lupa untuk menutup botol rapat-rapat

  1. Kulkas

ASI yang disimpan di dalam kulkas lebih baik penataannya diurutkan berdasarkan tanggal, yaitu yang lebih dulu diperah letaknya palin

g dekat dengan pintu kulkas agar mudah untuk dijangkau. Agar lebih mudah, Anda perlu memberikan tanggal dan jam memerahnya.

  1. Cooler bag

Masukkanlah ASI yang sudah diperah ke dalam botol kaca atau plastik khusus untuk menyimpan ASI. Kemudian masukan ice gel pada c

ooler bag ke dalam freezer. Untuk awal, dinginkan ice gel selama 24 jam dan untuk selanjutnya cukup 8 jam saja.

Masukkan ice gel beserta susu perahan ke dalam cooler bag, tutup rapat agar suhunya optimal. Praktis bukan tips menyimpan ASI ini?

Tak perlu memberikan susu formula kepada bayi, karena tips menyimpan ASI tersebut d

apat Anda pratekkan sendiri di rumah dan bayi Anda pun tetap bisa mengonsumsi ASI sesuai dengan anjuran yang telah ditetapkan.

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment

Ibu Cerdas, Patut Menyimak Cara Menyimpan ASI Yang Baik Berikut Ini

Seiring dengan perkembangan zaman, kini wanita tidak lagi dianggap lemah oleh kaum laki-laki, karena sudah banyak wanita yang bekerja keras demi menyambung hidupnya. Meskipun sibuk bekerja, seorang wanita tidak boleh lupa akan kewajibannya yaitu menyusui anaknya.

Berbagai cara dapat Anda lakukan agar si kecil tak perlu mengonsumsi susu formula yaitu dengan memerah ASI dan disimpan dalam wadah tertentu sebagai persediaan untuk bayi Anda. Namun, Anda juga harus mematuhi cara menyimpan ASI yang baik, jangan asal saja dalam menyimpan ASI karena kandungan nutrisinya bisa hilang.

Bagi Anda yang belum mengetahui cara menyimpan ASI yang baik, berikut akan disajikan informasi selengkapnya untuk Anda.

  1. Jaga kebersihan tempat ASI

Sebelum menampung ASI, botolnya harus disterilkan terlebih dahulu yaitu bisa dengan direbus selama 5-10 menit di dalam air yang mendidih ataupun bisa juga menggunakan sterilisasi elektrik.

Selain itu, tangan Anda saat memerah susu juga harus dalam keadaan yang bersih dari kuman dan bakteri. Untuk itu, penting sekali bagi Anda mencuci tangan menggunakan sabun sebelum memerah susu.

Segera masukkan ASI yang telah diperah ke dalam lemari pendingin, jangan lupa pula untuk menulis tanggal pemerahan susu dan susunlah agar susu yang lebih dahulu diperah dapat terambil duluan. Cara menyimpan ASI yang baik ini harus Anda lakukan agar ASI tidak terkontaminasi bakteri dan kuman yang membahayakan si kecil.

  1. Waktu penyimpanan

Jangan sampai Anda memberikan ASI yang sudah basi ke pada si kecil. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui kapan batasan ASI masih bisa dikonsumsi. Untuk ASI perah yang disimpan pada suhu ruangan sekitar 25 derajat celcius akan tahan selama 6 jam saja.

ASI yang disimpan pada boks pendingin disertai ice pack akan tahan selama 24 jam. ASI akan tahan selama 5 hari jika disimpan pada freezer dengan suhu 4 derajat celcius. Untuk penyimpanan ASI pada freezer dengan suhu 18 derajat celcius di bawah titik beku 0 derajat celcius akan tahan selama 6 bulan.

  1. Cara mencairkan ASI perah

Cairkan ASI menggunakan penghangat ASI elektrik ataupun dengan mencelupkannya pada panci yang berisi air hangat. Perlu diingat bahwa cara menyimpan ASI yang baik tidak menggunakan microwave karena akan membahayakan si kecil yang mengonsumsinya.

ASI yang sudah dicairkan dilarang untuk dibekukan lagi karena percuma saja karena kandungan nutrisinya sudah hilang. Anda juga tidak dianjurkan mencairkan ASI dengan dipanaskan menggunakan api. Jadi, Anda memang harus benar-benar teliti dan jeli dalam menyimpan ASI.

Cara menyimpan ASI yang baik tersebut memang bisa Anda lakukan daripada memberikan susu formula kepada si bayi. Namun akan lebih baik jika si kecil diberi ASI secara langsung oleh Anda karena akan mempererat hubungan Anda dengan sang bayi. Anda pun akan lebih merasakan peran seorang ibu.

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment

HIU ASI, Obat Herbal Pelancar ASI Terbaik Yang Sudah Terbukti Khasiatnya

Air susu ibu atau yang sering disebut dengan ASI adalah minuman yang paling dibutuhkan oleh bayi sejak lahir. Umumnya, bayi mengonsumsi ASI hingga usianya sudah mencapai 6 bulan atau bisa juga sampai usianya 2 tahun. Namun, pada usia 6 bulan -2 tahun, si bayi sudah mengonsumsi makanan pendamping, sehingga ASI bukanlah kebutuhan yang utama lagi.

Manfaat dari ASI memang luar biasa untuk perkembangan si kecil, namun akan menjadi masalah jika ASI Anda tidak lancar. Memang ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memperlancar ASI yaitu dengan menggunakan cara alami seperti mengonsumsi makanan yang dapat merangsang keluarnya ASI, meningkatkan frekuensi menyusui, dan hindari stres.

Namun, jika cara alami tersebut belum juga bisa membuat ASI Anda lancar, maka dibutuhkan pelancar ASI terbaik dengan menggunakan obat-obatan herbal. Tentu saja tidak semua obat-obatan herbal bisa Anda konsumsi, terkadang ada yang mengandung zat kimia berbahaya yang tidak baik untuk tubuh Anda.

Nah, untuk itu Anda harus jeli dalam memilih pelancar ASI terbaik. Anda pun tidak perlu khawatir, karena dewasa ini telah hadir produk herbal bernama HIU ASI yang memang berkhasiat untuk melancarkan ASI Anda dan tidak akan membahayakan bagi kesehatan karena mengandung 100% bahan alami.

Produk herbal ini telah memiliki sertifikat dan izin dari MUI dan Departemen Kesehatan, sehingga sudah terjamin keamanannya dan tidak akan menimbulkan efek samping apapun pada tubuh Anda. obat herbal ini memang sangat cocok digunakan sebagai nutrisi untuk ibu menyusui.

Pelancar ASI terbaik ini diproduksi oleh CV. Herbal Indo Utama dengan 60 kapsul di dalam satu kemasannya. Obat ini dijual dengan harga yang terjangkau, jadi Anda tidak perlu khawatir akan menguras kantong.

Di dalam tiap kapsul HIU ASI terkandung 200 mg Sauropus androgynus dan 200 mg carica papaya folium. Komposisi produk inilah yang membuat produk ini begitu berkhasiat untuk ibu menyusui agar ASI-nya bisa lancar dan si kecil bisa mendapatkan nutrisi yang terbaik.

Anda cukup mengonsumsi HIU ASI 3 x 1 sampai 3 kapsul dalam satu hari dan dalam waktu dekat Anda akan mendapatkan manfaat dari produk ini berupa bisa melancarkan produksi ASI, mendapatkan nutrisi baik untuk ibu ataupun anaknya, dan ASI-nya menjadi lebih berkualitas.

Produk ini memang sudah banyak dikonsumsi oleh ibu menyusui dan kebanyakan dari mereka sudah merasakan khasiatnya. Jadi, tak heran jika obat herbal ini merupakan pelancar ASI terbaik.

Tentu saja jika Anda ingin ASI-nya lancar tidak hanya dibantu dengan obat herbal saja, Anda sebagai seorang ibu yang sedang menyusui juga harus dalam keadaan yang tenang dan senang, tidak boleh stres karena dapat menghambat keluarnya ASI.

Anda mencari obat herbal sebagai pelancar ASI terbaik? Percayakan saja HIU ASI.

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment

Fungsi Air ASI Ibu Untuk Pertumbuhan Dan Perkembangan Bayi

Pemberian air ASI ibu pada bayi hingga berumur 2 tahun tentunya akan bermanfaat bagi kesehatan tubuh bayi. Apalagi pada bayi usia 0 sampai 6 bulan, pemberian ASI ekskulsif sangat berperan penting, karena ASI dapat mudah dicerna oleh tubuh ketika usia tersebut. Pemberian ASI juga sangat berperan bagi segi psikologi bayi, karena ketika pemberian ASI akan terjadi kontak batin antara ibu dan bayi, dimana bayi akan merasa nyaman dalam pelukan ibu.

Pentingnya pemberian ASI pada bayi juga harus diperhatikan, karena ASI merupakan sumber nutrisi bagi bayi yaitu berfungsi untuk melindungi kekebalan tubuh dari infeksi penyakit yang menyerang. Selain itu ASI juga dapat dijadikan sarana dalam mendekatkan jiwa antara bayi dan ibu.

Selain itu air ASI ibu lebih higienis atau berkualitas dari pada dengan susu formula, karena ASI yang berada dalam payudara ibu akan terjaga kandungannya dan akan tetap dalam keadaan steril. Bukan hanya itu saja ASI juga tidak akan mudah basi dan akan selalu dalam kedaan segar karena langsung dihasilkan oleh payudara, jika air ASI ibu dikonsumsi secara rutin maka akan memberikan gizi yang seimbang bagi bayi.

Air ASI ibu juga berfungsi sebagai pelindung yang baik bagi bayi dari berbagai penyakit, seperti diare, gangguan pencernaan, bahkan dapat mengurangi kasus kematian bayi mendadak. Jumlah ASI juga dapat diatur sesuai kebutuhan bayi, hal ini karena sistematika proses pengeluaran ASI sangat unik sesuai dengan kebutuhan dan usia bayi.

Air ASI ibu merupakan makanan yang sangat tepat bagi bayi karena ASI ini wajib diberikan pada bayi selama 2 tahun. air ASI ibu juga dapat berfungsi untuk melindungi bayi dari alergi makanan, karena pada usia dibawah 2 tahun tubuh bayi masih rentan terhadap penyakit, untuk itu ASI sangat dibutuhkan untuk menyeimbangkan makanan yang masuk dalam tubuh.

Bukan hanya bermanfaat bagi bayi, namun air ASI ibu juga bermanfaat bagi sang ibu, karena dengan menyusui ibu akan terasa nyaman atau terhindar dari ketegangan payudara yang akan menyebabkan ASI tidak keluar dengan lancar. Selain itu pemberian ASI pada bayi juga bermanfaat untuk mengurangi resiko kanker ovarium yang akan menyerang ibu.

Anggapan tidak ada air susu yang lebih baik daripada air ASI ibu memanglah benar, karena ASI diproduksi secara alami pada tubuh, sehingga nutrisi dan kandungannya akan terjamin. Dengan adanya ASI tentunya akan sangat bermanfaat bagi bayi dan ibu.

Sehingga, pada masa menyusui seorang ibu harus menjaga kesehatan dengan cara mengatur pola makan yang sehat dan seimbang, serta melaksanakan pola hidup yang teratur seperti istirahat yang cukup, tidak merokok, tidak minum alkohol serta tidak mengkonsumsi kopi dalam jumlah yang banyak perlu dilakukan, karena hal-hal tersebut akan mempengaruhi produksi air ASI ibu.

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment

Cara Perah ASI Menggunakan Tangan dan Pompa, Anda Memilih Yang Mana?

Memerah ASI memang sah-sah saja dilakukan jika memang diperlukan. Namun, tentu saja memberikan ASI secara langsung kepada sanga buah hati jauh lebih baik. Biasanya, ibu yang memerah ASI adalah ibu pekerja yang tidak bisa setiap saat ada di samping si kecil.

Memberikan persediaan ASI perah memang cara yang lebih baik dibandingkan dengan memberikan susu formula kepada bayi.

Namun, tahukah Anda bagaimana cara perah ASI yang benar? Jika belum, Anda patut untuk menyimak informasi menarik di bawah ini.

Pada dasarnya metode untuk memerah ASI ada dua macam yaitu yang pertama dengan menggunakan tangan dna yang kedua dengan menggunakan pompa.

  1. Cara memerah ASI dengan tangan

Inilah cara perah ASI menggunakan tangan yang harus Anda perhatikan.

Bersihkanlah tangan Anda terlebih dahulu menggunakan sabun sebelum memulai memerah ASI. Hal ini bertujuan agar ASI tidak terkontaminasi bakteri dan kuman.

  • Siapkan pula perlengkapan untuk menampung ASI nantinya seperti botol kaca atau plastik yang sudah disterilisasi.
  • Usaplah payudara Anda dengan gerakan melingkar mulai dari bagian atas, bawah, sampai bagian samping dengan titip pusatnya bagian puting. Pengusapan ini harus dilakukan dengan lembut.
  • Empat jari diletakkan di bawah payudara dan ibu jari diletakkan di atas payudara
  • Jika sudah tepat pada kelenjar susu, perahlah susu secara perlahan.
  • Lakukan cara tersebut secara bergantian dari sisi kiri dan kanan payudara Anda.
  • Jika memang ASI sudah mau berhenti keluar, jangan paksakan untuk memerah ASI, namun hentikan dalam memerah ASI dan usaplah semua bagian payudara secara lembut.

 

  1. Cara perah ASI menggunakan pompa

Begini cara memerah ASI menggunakan pompa manual dan pompa elektrik.

  • Siapkanlah semua peralatan yang dibutuhkan untuk memompa ASI sampai tempat untuk menampung ASI-nya. Sterilkan semua alat, jika perlu cuci dengan menggunakan air hangat.
  • Usaplah payudara Anda menggunakan handuk yang sudah dibasahi dengan air hangat untuk membasmi semua kuman dan bakteri yang menempel pada payudara Anda.
  • Tempatkanlah corong pompa ASI pada aerola
  • Jika menggunakan pompa manual, gunakanlah satu tangan untuk menarik serta melepas tuas dari pompa, sedangkan tangan yang lainnya memegang botol penampung ASI.
  • Jika, Anda menggunakan pompa eletrik caranya lebih praktis lagi, Anda tinggal menempatkan corongnya saja pada aerola, kemudian hidupkan panelnya. Dengan begitu ASI akan keluar melalui corong ke wadah penampung.
  • Pompa elektrik memang akan semakin memudahkan pekerjaan Anda, dan Anda pun bisa sambil mengerjakan pekerjaan ringan yang lainnya.

Dari kedua metode tersebut memang memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Tergantung Anda saja mau memilih cara perah ASI yang mana.

Dengan memperhatikan cara tersebut, Anda pun tidak akan salah lagi dalam memerah ASI dan tentu saja payudara Anda tidak akan terasa sakit jika Anda melakukannya dengan benar. Selamat mencoba.

Posted in Artike Kesehatan | Leave a comment